Inspektorat Minta Kontraktor Ikut Hadir Pada Sidang TP-TGR

Sausapor – Memasuki sidang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR), Inspektorat kabupaten Tambrauw menyampaikan akan mengundang pihak ketiga yakni para kontraktor yang melaksanakan kegiatan di masing-masing SKPD. Hal tersebut bertujuan jika ditemukan ada permasalahan pada suatu kegiatan maka pihak ketiga juga mempertanggung jawabkan.

Inspektur Elisa Nanlohi menjelaskan rencana menghadirkan pihak ketiga tersebut sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kontraktor inikan pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan. Jika suatu saat ada temuan salah satu dinas, belum tentu kepala dinasnya yang bermasalah karena bisa jadi ulah kontraktor itu sendiri,” ungkap Elisa yang ditemui awak media usai memberikan arahan pada sidang TP-TPGR, Selasa (29/8) di aula kantor bupati.

Berkaitan dengan edaran BPK, ditambahkan pula oleh Elisa bahwa sebelumnya ada Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SK-TJM) yang ditandatangani oleh kepala dinas. Namun kali ini proses tersebut dialihkan kepada kontraktor sehingga bisa menjadi dasar yang akan dipertanggungjawabkan oleh masing-masing kontraktor. “Misalnya kalau ada kekurangan volume pekerjaan, masa semuanya harus dibebankan kepada kepala SKPD? Makanya kali ini kita wajibkan agar masing-masing SKPD agar berkordinasi dengan pihak ketiga untuk menandatanganuli SK-TJM itu,” jelas Elisa.

Walaupun demikian Elisa mengaku sudah mengundang pihak ketiga untuk hadir pada sidang TP-TGR saat itu. Namun sayangnya dari sekian banyak kontraktor yang diundang hanya satu orang saja yang ikut serta dalam sidang tersebut. Melihat dari kondisi tersebut Elisa berencana akan membuat surat undangan pertemuan lagi yang akan ditanda tangani oleh Bupati Tambrauw. Untuk itu Elisa berharap para pihak ketiga yang merasa pernah menjadi pelaksana kegiata di Tambrauw agar bisa diajak kordinasi untuk hadir dalam sidang TP-TGR berikutnya. (mdl)

Beri Tanggapan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.