Fasilitas Layanan Kesehatan

Jenis fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Tambrauw adalah puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling, dan posyandu. Hingga tahun 2014, Kabupaten Tambrauw belum memiliki fasilitas rumah sakit. Untuk puskesmas, jumlahnya pada tahun 2014 adalah sebanyak 12 unit yang tersebar merata di setiap distrik, sedangkan puskesmas pembantu berjumlah 11 unit yang tersebar di 7 distrik yaitu Distrik Fef (2 unit), Syujak (1 unit), Abun (2 unit), Miyah (2 unit), Kwoor (1 unit), Sausapor (2 unit), dan Yembun (1 unit). Pusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan yang dapat menjangkau pemenuhan kebutuhankesehatan masyarakat sampai tingkat distrik.

Selain puskesmas dan puskesmas pembantu, Pemerintah Kabupaten Tambrauw juga menyediakan fasilitas keliling yang berjumlah sebanyak 8 unit. Fasilitas puskesmas keliling tersebut terdiri atas 2 unit mobil yang berada di Distrik Fef dan Susapor, dan 6 sepeda motor yang masing-masing tersebar di Distrik Fef, Syujak, Abun, Kwoor, Sausapor, dan Yembun. Selain fasilitas kesehatan yang telah disebutkan sebelumnya, pemerintah juga menggalakkan posyandu dimana jumlahnya pada tahun 2014 sebanyak 19 unit dimana fasilitas tersebut hanya terdapat di 7 distrik dengan fasilitas posyandu terbanyak berada di Distrik Sausapor (8 unit). Distrik yang tidak memiliki fasilitas posyandu adalah Kebar, Senopi, Amberbaken, Mubrani, dan Moraid.

Tenaga Medis
Para tenaga medis yang bertugas saat peresmian puskesmas rawat inap di Sausapor.

Tenaga Kesehatan

Tenaga kesehatan di Kabupaten Tambrauw diantaranya adalah dokter, perawat, paramedis non-perawat, dan tenaga non-medis. Jumlah tenaga dokter di Kabupaten Tambrauw pada tahun 2014 adalah sebanyak 2 orang yang berada di Distrik Sausapor. Dukungan tenaga paramedis perawat berjumlah 35 orang dimana sebagian besar (15 orang) berada di Distrik Sausapor, sedangkan tenaga paramedis non perawat berjumlah 22 orang. Keberadaan tenaga kesehatan sendiri di Kabupaten Tambrauw hanya terdapat di 7 distrik dimana distrik yang tidak memiliki tenaga kesehatan adalah Distrik Kebar, Senopi, Amberbaken, Mubrani, dan Moraid. Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Tambrauw sebagian besar berada di Distrik Sausapor dan memiliki tenaga kesehatan yang lengkap dari dokter hingga tenaga non medis yang mencapai 33 orang. Hal tersebut disebabkan karena posisi Distrik Sausapor sebagai ibukota sementara kabupaten dan tentunya didukung juga oleh ketersediaan fasilitas kesehatan yang cukup memadai diantaranya puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.