Potensi Pariwisata

Pada dasarnya sektor pariwisata memegang peranan sangat penting dalam menunjang peningkatan perekonomian daerah.Penunjang pengembangan sektor pariwisata adalah peningkatan sarana dan prasarana, bimbingan  dan  penyuluhan  sadar  wisata,  peningkatan  kualitas sumber daya manusia (SDM), pelibatan secara bertahap partisipasi swasta dan masyarakat. Potensi wisata di Kabupaten Tambrauw meliputi wisata alam dan budaya.Obyek wisata di Kabupaten Tambrauw terdiri dari objek wisata alam dan bahari.  Obyek wisata tersebut meliputi:

  • Wisata Alam Pantai Jamursba Medi, terletak di Kampung Saubeba, Distrik Sausapor, dengan panorama pantai dan air laut yang jernih, dan penyu belimbing.
  • Obyek wisata alam air terjun, terletak di akses Distrik Fef menuju Miyah yang tepatnya terletak di Kampung Tabamsere, Distrik Miyah, dengan panorama hutan yang lebat dan beraneka ragam jenis tumbuhan tropis serta jenis burung di lokasi tersebut.

Untuk wisata budaya dan sosial, yang ditonjolkan adalah keunikan budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Tambrauw. Dengan mengapresiasi latar belakang perkembangan wilayah Kabupaten Tambrauw khususnya, dan bersama-sama dengan Kota Sorong umumnya, dapat diindikasikan karakter kutural/budaya yang ada.

  • Masyarakat yang ada di Kabupaten Sorong terdiri atas masyarakat asli (Papua) dan masyarakat pendatang (transmigran dan pendatang lainnya).
  • Masyarakat asli Papua cenderung tersebar pada permukiman-permukiman baik di bagian barat maupun di bagian timur/utara. Khusus untuk masyarakat di bagian timur/utara ini ada kecenderungan interaksi dengan masyarakat di Kabupaten Manokwari, baik di pesisir maupun di Dataran Tinggi Kebar; dan interaksi dengan masyarakat di bagian utara Kabupaten Sorong Selatan. Kedua bagian wilayah tersebut memang mempunyai jarak yang lebih dekat jika dibandingkan dengan bagian barat Kabupaten Sorong.
  • Pendatang transmigran cenderung dominan di bagian barat, begitu juga kemudian pendatang lainnya yang bukan transmigran.
  • Atas dasar itu, maka interaksi kuat antar kultur/budaya dominan terjadi di bagian barat wilayah ini. Dengan interaksi dan heterogenitas demikian ini akan menjadi pendorong perkembangan sosial-ekonomi di masa datang. Sementara di bagian timur/utara interaksi demikian ini relatif lebih kecil, dengan kata lain akan sangat kuat konsep pengembangan wilayah yang khusus, dengan memperkenalkan interaksi yang lebih luas melalui pembangunan infrastruktur perhubungan/transportasi yang memberikan akses baik internal maupun eksternal wilayah.

Dari gambaran tersebut dapat disimpulkan secara umum bahwa arah perkembangan kultur/budaya melalui interaksinya akan bermula di bagian barat (Kota Sorong serta Aimas dan sekitarnya) yang kemudian dapat dijalarkan ke arat timur/utara tersebut, selain ada juga interaksi bagian wilayah timur/utara ini dengan wilayah Kabupaten Manokwari dan Sorong Selatan.  Objek wisata di Kabupaten Tambrauw yang fokus pada alam dan budaya merupakan langkah yang tepat mengingat kondisi alam yang masih belum banyak terpengaruh budaya luar. Jika objek wisata ini dapat dipasarkan secara menarik, akan banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Tambrauw. Namun demikian, perlu diperhatikan sarana pendukung pariwisata seperti transportasi dan penginapan.